Putus asa sebab terlambat saat ujian akhir, mahasiswa ini bakar diri

Abdul Basit, mahasiswa kedokteran gigi di Universitas Hamdard, Karachi, Pakistan, tewas kemarin pagi akibat luka bakar di sekujur tubuhnya.
Menurut laporan dia membakar dirinya sendiri karena terlambat datang saat ujian akhir di mata kuliah yang sudah tujuh kali dia gagal mendapat nilai baik. Tahun ini adalah kesempatan terakhir dia untuk menyelesaikan kuliahnya.
Russia Today melaporkan, Rabu (13/4), rupanya dia terlambat karena mobilnya rusak. Kecewa karena tidak dibolehkan masuk ruang ujian dia akhirnya mengguyur seluruh badannya dengan minyak dan menyalakan api. Dia tewas di rumah sakit akibat luka bakar 95 persen.
Rektor kampus Dr Usman Ghani Khan mengatakan kepada ARY News, Basit terlambat 30 menit dari waktu ujian seharusnya.
"Mengizinkan dia ikut ujian setelah terlambat 30 menit berarti melanggar prinsip kampus," kata dia.
Namun keluarga Basit tidak terima dan menurut mereka pihak kampus sudah membunuh anak mereka dan meminta penyelidikan.
"Para doktor di universitas itu harus diselidiki, kalau tidak mereka akan membunuh seluruh siswa," kata ibu Basit dalam sebuah wawancara.
"Mereka membakar dia dengan mengguyurkan minyak ke tubuhnya. Orang-orang ini tidak membolehkan dia kuliah dan kini dia sudah tiada."
Menurut kakaknya, Basit sudah berencana akan menikah dan memulai hidup baru di Australia.
Sejumlah saksi menduga Basit disuruh membayar sejumlah uang ketika datang terlambat dan seorang dosen mengejeknya dengan mengatakan silakan bakar diri.
"Mahasiswa lain mengatakan para dosen tidak mengizinkan dia ikut ujian. Mereka mengatakan dia bisa ikut ujian kalau membayar sejumlah uang. Dosen itu mengatakan, "Ini ada minyak, silakan bakar diri sana," ujar seseorang yang tidak diketahui identitasnya kepada ARY News.
Post a Comment for "Putus asa sebab terlambat saat ujian akhir, mahasiswa ini bakar diri"